πŸͺΈ Grafik Kecepatan Terhadap Waktu Pada Gambar Diatas Menunjukkan Gerak Lurus

Grafikmenunjukkan gerak lurus berubah beraturan karena garis pada grafik lurus yang menunjukkan bahwa percepatannya tetap. Rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) Sebuah titik partikel melakukan gerak dengan grafik hubungan kecepatan (v) terhadap waktu (t) seperti terlihat pada gambar di samping. Gambardiatas menunjukkan grafik kecepatan-waktu untuk sebuah benda yang bergerak. Berapa total jarak yang dilalui benda tersebut? - 20193915 Pada grafik kecepatan terhadap waktu di lampiran, ada 3 Gerak yang terjadi. 1. Saat t = 0 s/d t = 5 s, Gerak Lurus berubah beraturan dipercepat. 2. Saat t = 5 s s/d t = 10 s, Gerak Lurus Beraturan. 3 Gambar2.6 Grafik v - t gerak lurus berubah beraturan. Grafik pada Gambar 2.6 menunjukkan bahwa perpindahan yang ditempuh benda (s) dalam waktu (t) sama dengan luas daerah di bawah grafik yang dibatasi oleh sumbu v dan t (daerah yang diarsir). s = luas trapesium OABD = luas segi empat OACD + luas segitiga ABC Β§ 1 Β· = Β¨ at t Β· v 0 ΒΈ Β· t KINEMATIKAMempelajari gerak sebagai fungsi dari waktu tanpa mempedulikan penyebabnya Manfaat: Perancangan suatu gerak: Jadwal kereta, pesawat terbang Jadwal pits stop pada balapan F 1, Pengaturan lalu lintas Untuk memprediksi terjadinya suatu peristiwa Gerhana bulan, gerhana matahari, Awal bulan puasa Model (analogi) bagi fenomena lain di luar Samahalnya dengan grafik pada GLB, dalam gerak lurus berubah beraturan juga terdapat tiga jenis grafik. ketiga jenis grafik tersebut yakni: Grafik Hubungan Kecepatan Terhadap Waktu (Grafik v-t) Pada GLBB. Berdasarkan gambar kedua grafik v-t pada GLBB diatas, kemiringan kurva merupakan besar percepatan benda, sehingga nilai percepatan Pembahasan: Pada titik maksimum di gerak parabola, komponen kecepatan pada sumbu y adalah 0 (syarat hmax), maka kecepatan benda hanyalah kecepatan pada sumbu x saja. 0 Komponen kecepatan pada sumbu x selalu tetap sepanjang gerak parabola, yaitu : vx = v0 cos = = 20 m/s 2 2 Maka Energi kinetik peluru di titik tertinggi adalah : EK Sebuahmobil bergerak sepanjang jalan lurus (arah sumbu-x pada gamabr 2.3) dengan kecepatan 20,0 m/s. Kemudian sopir menginjak rem sehingga setelah 5,0 detik kecepatan mobil turun menjadi 5,0 m/s. Berapkah percepatan rata-rata mobil ? 9. Perhatikan grafik berikut ini . Dari grafik diatas tentukanlah. a. jarak tempuh gerak benda dari t = 5 s Padadasarnya setiap pasangan sudah memiliki posisi seks terbaik dan menjadi posisi bercinta favorit, namun tidak ada salahnya bagi Anda pasangan tua atau pasangan muda yang ingin mencoba posisi seks gaya baru untuk supaya lebih nyaman dan nikmat, berikut merupakan aneka gambar posisi bercinta terbaik yang bisa dijadikan tips / inspirasi gaya Menentukan persamaan regresi linier sederhana Tanya 10 SMA; Fisika; Mekanika; Sebuah mobil bergerak lurus dengan grafik kecepatan terhadap waktu seperti pada gambar berikut. v (m/s) t (s) Pada interval waktu antara 10 hingga 14 detik, mobil bergerak .A. lurus diperlambat dengan perlambatan 15 m/2 B. lurus dipercepat dengan percepatan 15 m/s^2 C. lurus dipercepat dengan percepatan 7,5 m/s^2 D. lurus diperlambat dengan perlambatan 7,5 m 7QTpxRi. Dalam artikel tentang macam-macam grafik gerak benda dan cara membacanya, telah dijelaskan bahwa grafik gerak benda gerak lurus secara umum ada tiga jenis yaitu grafik jarak terhadap waktu grafik s-t, grafik kecepatan terhadap waktu grafik v-t dan grafik percepatan terhadap waktu grafik a-t. Dalam artikel itu juga telah dijelaskan mengenai cara menentukan jarak, kecepatan dan percepatan benda berdasarkan grafik gerak benda tersebut. Namun dalam artikel tersebut belum dijelaskan secara spesifik mengenai jenis grafik geraknya, apakah termasuk grafik gerak lurus beraturan GLB atau gerak lurus berubah beraturan GLBB. Oleh karena itu, artikel kali ini akan membahas secara spesifik mengenai cara menenetukan jarak, kecepatan dan juga percepatan dari grafik GLB dan GLBB serta grafik gabungan antara GLB dengan GLBB. Untuk itu silahkan kalian pelajari dengan seksama contoh cara menghitung nilai beberapa besaran gerak dari berbagai jenis grafik berikut ini. Contoh Soal 1 Grafik di bawah ini menunjukkan hubungan antara jarak yang ditempuh s dan waktu t untuk sebuah benda yang bergerak dalam garis lurus. Tentukan Kecepatan benda Percepatan benda Jarak tempuh benda dalam waktu 2 Β½ sekon Kecepatan benda saat t = 4 sekon Penyelesaian Perhatikan gambar grafik di atas, bentuk kurva grafik s-t tersebut adalah linear sehingga benda bergerak lurus beraturan GLB. Kecepatan benda Kecepatan benda merupakan kemiringan kurva grafik s-t v = s – s0/t – t0 v = 0 – 4/5 – 0 v = βˆ’4/5 jadi kecepatan benda adalah –4/5 cm/s. Karena kecepatan merupakan besaran vektor maka besar kecepatan bisa berharga negatif. Tanda negatif menunjukkan bahwa benda bergerak mundur. Percepatan benda Karena benda ber-GLB maka percepatan benda adalah nol atau a = 0. ingat ciri-ciri gerak lurus berubah beraturan Jarak tempuh selama t = 2 Β½ sekon Dengan menggunakan rumus jarak pada GLB, maka s = s0 + vt s = 4 + {βˆ’4/5 2 Β½} s = 4 + βˆ’2 s = 2 jadi jarak yang ditempuh benda selama 2 Β½ bergerak adalah 2 cm Kecepatan saat t = 4 sekon Pada gerak lurus beraturan GLB kecepatan benda selalu tetap di titik manapun sepanjang lintasan. Jadi kecepatan benda saat t = 4 detik adalah βˆ’4/5 cm/s. Contoh Soal 2 Sebuah mobil bergerak lurus dengan grafik kecepatan terhadap waktu seperti pada gambar di bawah ini. Tentukan Percepatan benda dalam selang waktu 0– 4 sekon 4 sekon – 10 sekon 10 sekon – 12 sekon Penyelesaian Berdasarkan grafik v-t di atas, terdapat tiga interval waktu yaitu 0 – 4 s, 4 – 10 s dan 10 – 12 s. Misalkan benda bergerak dari titik a 0 ke titik b 4 s kemudian ke titik c 10 s dan terakhir ke titik d 12 s digambarkan dalam grafik penyelesaian berikut ini. Percepatan benda dalam selang waktu 0 – 4 sekon Selang waktu 0 – 4 sekon berarti benda bergerak dari titik a ke titik b. karena kurva v-t dari titik a ke b adalah linear naik, berarti benda bergerak lurus beraturan dipercepat GLBB dipercepat sehingga benda mengalami percepatan a β‰  0. Besar percepatan benda adalah a = v/t a = vb – va/tb – ta a = 20 – 0/4 – 0 a = 20/4 a = 5 jadi dalam selang waktu 0 – 4 sekon percepatan benda adalah 5 m/s2 Percepatan benda dalam selang waktu 4 – 10 sekon Selang waktu 4 – 10 sekon berarti benda bergerak dari titik b ke titik c. karena kurva v-t dari titik b ke c adalah lurus horizontal sejajar sumbu t, berarti benda bergerak lurus beraturan GLB sehingga percepatan benda adalah nol a = 0. Percepatan benda dalam selang waktu 10 – 12 sekon Selang waktu 10 – 12 sekon berarti benda bergerak dari titik c ke titik d. karena kurva v-t dari titik c ke d adalah linear turun, berarti benda bergerak lurus beraturan diperlambat GLBB diperlambat sehingga benda mengalami perlambatan. Besar perlambatan benda adalah a = v/t a = vd – vc/td – tc a = 0 – 20/12 – 10 a = –20/2 a = –10 jadi dalam selang waktu 10 – 12 sekon perlambatan benda adalah –10 m/s2. Perlambatan adalah percepatan yang berharga negatif. Contoh Soal 3 Lisa melakukan perjalanan dengan menggunakan mobil dari kota A ke kota B yang geraknya diperlihatkan dalam grafik di bawah ini. Sumbu y sebagai komponen kecepatan dan sumbu x sebagai komponen waktu. Jarak yang ditempuh kendaraan tersebut selama selang waktu dari menit ke-0 sampai menit ke-180 adalah Penyelesaian Perhatikan kembali gambar grafik v-t di atas. Satuan kecepatan pada grafik tersebut adalah km/jam sedangkan satuan waktunya adalah menit. Oleh karena itu kita perlu melakukan konversi satuan pada waktu, yaitu dari menit menjadi jam. Setelah dikonversi, maka grafik di atas menjadi seperti gambar berikut. Dari grafik kita dapatkan Gerak aβˆ’b GLBB dipercepat aab = v/t aab = vab/tab aab = 40 – 0/0,5 – 0 aab = 40/0,5 aab = 80 km/jam2 sab = vab tab + Β½ aab tab2 sab = 00,5 + Β½ 800,52 sab = 0 + 10 km sab = 10 km Gerak bβˆ’c GLB β†’ kecepatan tetap sbc = vbc tbc sbc = 401 – 0,5 sbc = 20 km Gerak cβˆ’d GLBB diperlambat acd = v/t acd = vcd/tcd acd = 0 – 40/1,5 – 1 acd = βˆ’40/0,5 acd = βˆ’80 km/jam2 scd = vcd tcd + Β½ acd tcd2 scd = 400,5 + Β½ βˆ’800,52 scd = 20 – 10 scd = 10 km Gerak dβˆ’e GLB β†’ benda diam v = 0 sde = vde tde sde = 02 – 1,5 sde = 0 km Gerak eβˆ’f GLBB diperlambat β†’ berbalik arah aef = v/t aef = vef/tef aef = –40 – 0/2,5 – 2 aef = βˆ’40/0,5 aef = βˆ’80 km/jam2 sef = vef tef + Β½ aef tef2 sef = 00,5 + Β½ βˆ’800,52 sef =0 – 10 sef = –10 km Gerak fβˆ’g GLBB dipercepat β†’ berbalik arah afg= v/t afg= vfg/tfg afg= 0βˆ’β€“40/3 βˆ’ 2,5 afg= 40/0,5 afg= 80 km/jam2 sfg= vfg tfg + Β½ afg tfg2 sfg= –40 0,5 + Β½ 800,52 sfg= –20 + 10 sfg= –10 km Jarak tempuh dari lintasan a sampai g adalah sebagai berikut sab = 10 km sbc = 20 km scd = 10 km sde = 0 km sef = –10 km sfg= –10 km Perhatikan sef dan sfg yang bernilai negatif. Karena jarak merupakan besaran skalar, maka jarak selalu berharga positif. Dengan demikian jarak total yang ditempuh kendaraan dari menit ke-0 sampai ke-180 adalah sebagai berikut stotal = sab + sbc + scd + sde + sef + sfg stotal = 10 + 20 + 10 + 0 + –10 + –10 stotal = 60 km. Selain dengan menggunakan rumus, jarak tempuh total pada grafik di atas dapat ditentukan dengan menggunakan luas bangun yang dibentuk kurva dengan sumbu t positif. Dari grafik v-t di atas didapat s = luas grafik v-t s = luas I + luas II + luas III s = luas trapesium + garis + luas segitiga s = Β½ 1,5 + 0,540 + 0 + Β½ 140 s = 40 + 20 s = 60 km. Contoh Soal 4 Grafik dibawah ini melukiskan hubungan antara kecepatan dengan waktu benda P dan Q. Berdasarkan grafik tersebut, tentukan Pecepatan Q Percepatan P Waktu ketika P dan Q bertemu Jarak P dan Q bertemu diukur dari posisi awal Kecepatan P dan Q saat bertemu Penyelesaian Pecepatan Q aQ = v/t aQ = 15 – 0/3 – 2 aQ = 15 m/s2 Percepatan P aP = v/t aP = 15 – 0/3 – 0 aP = 5 m/s2 Waktu ketika P dan Q bertemu P dan Q bertemu saat sP = sQ Misalkan P dan Q bertemu pada saat tS dan tP = tS maka tQ = tS – 2. sP = sQ Β½ aPtP2 = Β½ aQtQ2 Β½5tS2 = Β½5tS – 22 tS2 = 3 tS2 – 4tS + 4 tS2 = 3tS2 – 12tS + 12 tS2 – 6tS + 6 = 0 Dengan rumus ABC maka tS = 6 Β± √{62 – 416} 2 Γ— 1 Didapat nilai tS yang mungkin tS = 3 + √3 β‰ˆ 4,7 detik. Jarak P dan Q bertemu diukur dari posisi awal P dan Q akan bertemu pada jarak s = sP s = Β½ aPtP2 s = Β½ 53 +√32 s = 30 + 15√3 m s β‰ˆ 55,5 m Kecepatan P dan Q saat bertemu P dan Q bertemu saat kecepatannya vP = v0P + aPtP vP = 0 + 53 + √3 vP = 15 + 5√3 m/s Demikianlah artikel tentang cara menghitung jarak, kecepatan dan percepatan dari grafik gerak lurus beraturan GLB dan grafik gerak lurus berubah beraturan GLBB. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Terimakasih atas kunjungannya dan sampai jumpa di artikel berikutnya. Contoh soal grafik gerak lurus nomor 1Grafik dibawah menyatakan hubungan antara jarak S dan waktu t dari benda yang bergerak. Bila S dalam meter dan t dalam detik, maka kecepatan rata-rata benda adalah …Contoh soal grafik gerak lurus S-t nomor 1A. 0,60 m/sB. 1,67 m/sC. 2,50 m/sD. 3,00 m/sE. 4,60 m/sPembahasanBerdasarkan grafik diatas diketahuiS1 = 5 – 0 m = 5 mt1 = 2 – 0 s = 2 sS2 = 10 – 5 = 5 mt2 = 6 – 2 s = 4 sCara menghitung kecepatan rata-rata berdasarkan grafik S-t diatas sebagai = S1 + S2t1 + t2 vrata-rata = 5 m + 5 m2 s + 4 s vrata-rata = 10 m6 s = 1,67 m/sSoal ini jawabannya soal grafik gerak lurus nomor 2Perubahan besar kecepatan tiap saat sebuah benda yang bergerak dapat dilihat seperti soal grafik gerak lurus nomor 2Jarak yang ditempuh setelah 10 sekon adalah …A. 720 mB. 360 mC. 200 mD. 72 mE. 20 mPembahasanBerdasarkan grafik diatas diketahuiv = 72 km/jam = 20 m/st = 10 sCara menghitung jarak berdasarkan grafik v-t diatas sebagai = v . tS = 20 m/s . 10 s = 200 mSoal ini jawabannya soal grafik gerak lurus nomor 3Sebuah mobil bergerak lurus dengan grafik kecepatan terhadap waktu seperti soal grafik gerak lurus nomor 3Pada interval waktu antara 10 hingga 12 detik, mobil bergerak …A. lurus diperlambat dengan perlambatan 10 m/s2B. lurus dipercepat dengan percepatan 10 m/s2C. lurus dipercepat dengan percepatan 5 m/s2D. lurus diperlambat dengan perlambatan 5 m/s2E. lurus beraturan dengan kecepatan tetap 10 m/sPembahasanPada interval waktu antara 10 hingga 12 detik diketahuiv1 = 20 m/st1 = 10 sv2 = 0 m/st2 = 12 sCara menghitung percepatan/perlambatan sebagai = v2 – v1t2 – t1 a = 0 m/s – 20 m/s12 s – 10 s = – 10 m/s2Karena hasilnya negatif maka a = perlambatan. Soal ini jawabannya soal grafik gerak lurus nomor 4Dibawah merupakan grafik yang menunjukkan hubungan v dan t sebuah gerak soal grafik gerak lurus nomor 4Berapakah percepatan pesawat saat 10 jam pertama?.A. 5 km/jam2B. 10 km/jam2C. 15 km/jam2D. 50 km/jam2E. 100 km/jam2PembahasanBerdasarkan grafik v-t diatas diketahuiv1 = 100 km/jamt1 = 0 jamv2 = 150 km/jamt2 = 10 jamCara menghitung percepatan pada grafik v-t sebagai berikuta = v2 – v1t2 – t1 a = 150 km/jam – 100 km/jam10 jam – 0 jam a = 5 km/jam2Soal ini jawabannya soal grafik gerak lurus nomor 5Sebuah benda berubah gerak secara beraturan dari kecepatan 2 m/s sampai diam, jarak yang dicapainya adalah 1 meter. Gerak benda itu dapat ditunjukkan oleh grafik kecepatan v terhadap waktu t …Pilihan jawaban soal grafik gerak lurus nomor 5PembahasanBerdasarkan soal diatas diketahuiv1 = 2 m/sv2 = 0 m/s diamS = 1 mHitung percepatan dan waktu dengan cara dibawah = v12 + 2aS 0 m/s2 = 2 m/s2 + 2a . 1 m 2a m = – 4 m2/s2 a = – 4 m2/s22 m = – 2 m/s2 negatif menunjukkan perlambatan t = v2 – v1a t = 0 m/s – 2 m/s– 2 m/s2 = 1 sJadi, grafiknya menurun karena perlambatan dengan v1 = 2 m/s dan t = 1 s. Sehingga grafik yang sesuai adalah grafik A. Soal ini jawabannya soal grafik gerak lurus nomor 6Berdasarkan grafik dibawah soal grafik gerak lurus nomor 6Jarak yang ditempuh benda untuk t = 4 detik adalah …A. 20 mB. 60 mC. 80 mD. 140 mE. 200 mPembahasanS = luas segitiga + luas trapesiumS = 1/2 . alas . tinggi + 1/2 . jumlah sisi sejajar . tinggiS = 1/2 . 2 . 60 + 1/2 . 60 + 80 . 2S = 60 + 140 = 200 mSoal ini jawabannya soal grafik gerak lurus nomor 7Grafik hubungan antara kecepatan v dan waktunya t dari mobil P dan mobil Q seperti gambar berikut soal grafik gerak lurus nomor 7Maka mobil P menyalip mobil Q setelah P menempuh jarak …A. mB. mC. 800 mD. 400 mE. 200 mPembahasanPercepatan mobil P sebagai = v2 – v1t2 – t1 a = 20 m/s – 0 m/s40 s – 0 s a = 0,5 m/s2Kemudian hitung waktu yang diperlukan mobil P menyalip mobil Q dengan cara dibawah = SPvQ . t = v0P . t + 1/2 . a . t220t = 0 . t + 1/2 . 0,5 . t220t = 0,25 t2t = 20/0,25 = 80 sMaka jarak mobil P menyalip mobil Q sebagai = v . tS = 20 m/s . 80 s = mSoal ini jawabannya soal grafik gerak lurus nomor 8Dua benda bergerak seperti grafik soal grafik gerak lurus nomor 8Kedua benda tersebut akan bertemu setelah …A. 5 sekonB. 8 sekonC. 10 sekonD. 12 sekonE. 16 sekonPembahasanPercepatan mobil A sebagai = v2 – v1t2 – t1 a = 20 m/s – 0 m/s5 s – 0 s a = 4 m/s2Hitung waktu kedua mobil = SAvQ . t = v0A . t + 1/2 . a . t220t = 0 . t + 1/2 . 4 . t220t = 2 t2t = 20/2 = 10 sSoal ini jawabannya C. Eits, pernah mendengar atau mempelajari Gerak lurus berubah beraturan atau GLBB? Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan GLBB? Penasaran kan? Langsung yuk ke pembahasan lengkapnya berikut ini nih. Pengertian GLBBCiri – Ciri GLBBJenis – Jenis GLBB1. GLBB Dipercepat2. GLBB DiperlambatRumus GLBBMacam – Macam Grafik pada GLBB1. Grafik Hubungan Jarak Terhadap Waktu Grafik s-t2. Grafik Hubungan Kecepatan Terhadap Waktu Grafik v-t3. Grafik Hubungan Percepatan Terhadap Waktu Grafik a-tPerbedaan Percepatan Rata-Rata dan Percepatan Sesaat1. Percepatan Rata-Rata2. Percepatan Sesaat3. Kinematika GLBB Gerak Lurus Berubah BeraturanContoh – Contoh GLBBContoh Soal GLBB Pengertian GLBB Gerak lurus berubah beraturan atau GLBB yaitu gerak yang lintasannya adalah garis lurus dan dengan kecepatan yang berubah beraturan. Gerak lurus berubah beraturan juga bisa diartikan sebagai gerak lurus suatu objek, dimana kecepatannya berubah terhadap waktu karena adanya percepatan yang konstan atau tetap. Akibat adanya percepatan rumus jarak yang ditempuh gak lagi linier, akan tetapi kuadratik. Percepatan merupakan besaran vektor. Dengan demikian, buat menyatakan suatu percepatan harus menentukan besar dan arahnya. Kalo arah sebuah percepatan searah dengan gerak benda, maka diberi tanda positif. Sedangkan, kalo pada percepatan berlawanan dengan gerak benda, maka diberi tanda negatif. Ciri – Ciri GLBB Suatu benda bisa dikatakan bergerak lurus berubah beraturan, kalo menunjukkan sebuah ciri – ciri, diantaranya yaitu Lintasannya berupa garis lurus atau lintasan yang masih dianggap lurus. Pada benda mengalami percepatan tetap a = konstan. Pada kecepatan benda berubah beraturan naik atau turun. Grafik v – vs – t miring atas atau bawah. Cara membedakan benda itu termasuk GLB atau GLBB itu gimana sih? Tenang, mudah banget kok! Buat benda yang melakukan gerak lurus beraturan atau GLB, kecepatan benda selalu tetap atau konstan. Jadi, gak ada istilah kecepatan awal, kecepatan akhir, berhenti, diam, percepatan atau gravitasi bumi. Tapi, buat benda yang melakukan gerak lurus berubah beraturan atau GLBB itu akan selalu ada istilah kecepatan awal, kecepatan akhir, berhenti, diam, percepatan atau gravitasi bumi. Jenis – Jenis GLBB Ada 2 jenis gerak lurus berubah beraturan atau GLBB, diantaranya sebagai berikut ini 1. GLBB Dipercepat GLBB atau gerak lurus berubah beraturan dipercepat yaitu gerak pada suatu benda dengan lintasan yang lurus dengan kecepatan yang bertambah secara beraturan atau dengan kata lain benda mengalami percepatan yang tetap atau konstan. Contohnya Saat buah kelapa jatuh dari pohonnya. 2. GLBB Diperlambat GLBB atau gerak lurus berubah beraturan diperlambat yaitu gerak pada suatu benda dengan lintasan yang lurus dan dengan percepatan yang berkurang secara beraturan, atau bisa disebut juga benda mengalami perlambatan yang tetap atau konstan. Contohnya Saat kamu melemparkan benda ke atas. Rumus GLBB Berikut, dibawah ini merupakan rumus dari gerak lurus berubah beraturan atau GLBB yaitu Vt = v0 + a x t Atau, S = v0 x t + Β½ x a x t2 Atau, Vt2 = V02 + 2 x a x s Keterangan Vt = Kecepatan waktu pada sebuah benda m/s V0 = Kecepatan awal sebuah benda m/s a = Percepatan m/s2 s = Jarak m t = Waktu s Suatu benda yang melakukan Gerak Lurus Berubah Beraturan mempunyai percepatan yang salalu tetap sehingga grafik percepatan terhadap waktu grafik a-t yang berbentuk garis lurus horizontal yang sejajar terhadap summbu waktu, t. Kalo kamu melempar suatu benda ke atas atau vertikal benda akan mengalami pengurangan kecepatan dalam selang waktu yang sama yang kamu ketahui benda tersebut mengalami perlambatan atau percepatan negatif. Saat GLBB diperlambat benda tersebut mengawali pergerakan dengan suatu kecepatan tertentu dan selalu mengalami pengurangan kecepatan dan suatu waktu benda tersebut berhenti atau kecepatan berakhir v=0 dan akan berbalik arah. Macam – Macam Grafik pada GLBB Sama halnya dengan grafik pada GLB, dalam GLBB atau gerak lurus berubah beraturan juga ada 3 jenis grafik, diantaranya yaitu 1. Grafik Hubungan Jarak Terhadap Waktu Grafik s-t Sebelumnya, coba kamu perhatikan dulu gambar grafik s-t pada sebuah GLBB yang ada diatas ini. Kalo gerak benda mengalami percepatan a bernilai positif, maka kurvanya akan berbentuk parabola terbuka ke atas. Sedangkan, kalo benda mengalami perlambatan a bernilai negatif, maka kurvanya akan berbentuk parabola terbuka ke bawah. 2. Grafik Hubungan Kecepatan Terhadap Waktu Grafik v-t Berdasarkan gambar kedua grafik v-t pada sebuah GLBB yang ada diatas ini. Kemiringan kurva merupakan besar percepatan benda, jadi nilai percepatan dirumuskan dengan a = tan Ξ± = v/t Dan, dengan luas daerah dibawah kurva daerah yang di arsir adalah besar jarak yang ditempuh oleh sebuah benda, yang dirumuskan s = Luas grafik = 3. Grafik Hubungan Percepatan Terhadap Waktu Grafik a-t Coba, sebelumnya kamu perhatikan dulu gambar grafik a-t pada GLBB yang ada diatas ini. Jadi, luas yang diarsir pada sebuah grafik a-t pada GLBB diatas ini merupakan besar kecepatan benda. Yang dirumuskan dengan v = Luas grafik = Perbedaan Percepatan Rata-Rata dan Percepatan Sesaat Percepatan akan selalu tetap, maka dalam GLBB percepatan rata-rata sama saja dengan percepaan sesaat atau percepatan pada saat kapan pun itu terjadi percepatan. 1. Percepatan Rata-Rata Percepatan rata – rata didefinisikan sebagai sebuah hasil bagi antara perubahan kecepatan suatu benda dengan selang waktu berlangsungnya suatu perubahan kecapatan tersebut. Percepatan Rata-Rata Dengan V2 adalah kecepatan pada saat t = t2 dan v1 yaitu kecepatan pada saat t = t1. Udah kamu ketahui bersama pada dasarnya satuan percepatan dalam SI adalah m/s2. 2. Percepatan Sesaat Percepatan sesaat – didefinisikan sebagai perubahan kecepatan yang berlangsung dalam waktu singkat. Secara matematis, di tulis dengan rumus atau dengan rumus lain, buat sangat kecil. 3. Kinematika GLBB Gerak Lurus Berubah Beraturan Percepatan rata-rata yang dinyatakan pada = perlu diingat pada gerak lurus berubah beraturan notasi vektor huruf tebal yang bisa diganti dengan notasi skalar/huruf cetak miring dan cukup dengan memberi tanda + atau – dimana percepatan rata-rata bisa diganti dengan percepatan sesaat. Perubahan percepatan adalah beda percepatan akhir v dengan percepatan awal v0 jadi persamaan menjadi 2-13. Kalo kamu tetapkan keadaan awal yaitu keadaaan dimana t0 = 0, maka persamaan diatas adalah 0. Dari persamaan awal bisa dinyatakan suatu persamaan yang menghubungkan kecepatan pada sesaat tv, kecepatan awal v0 dan percepatan a yaitu v-v0 = at atau v = v0 + at. 2-14 Kalo benda mulai bergerak dari posisi awal x0 pada saat t = 0 dan posisinya adalah x pada saat t, maka perpindahan = x – x0 yang di berikan oleh dengan adalah kecepatan rata-rata. 2-15 Kecepatan atau percepatan berubah sesuai dengan persamaan 2-14 jadi percepatan rata-rata yaitu nilai tengah dari kecepatan awal v0 dan kecepatan akhir v yang dinyatakan oleh 2-16 Nih, ada beberapa contoh benda yang bisa dikatakan melakukan gerak lurus berubah beraturan atau GLBB, diantaranya yaitu Benda itu jatuh bebas. Benda jatuh bebas dari ketinggian tertentu, semakin lama kecepatannya pun semakin besar. Contohnya buah jatuh dari pohon. Naik sepeda tanpa di kayuh pada jalanan yang dikategorikan menurun. Sepeda akan bergerak semakin lama, maka akan semakin cepat. Naik mobil pada jalan dengan jalan yang lurus dengan menginjak pedal gas teratur. Gerak mobil semakin lama, maka akan semakin cepat atau kebut. Selain contoh diatas, banyak sekali contoh yang berada disekitar kamu. Coba lihat dan perhatikan kalo ilmu fisika merupakan ilmu alam, kejadian – kejadian atau gejala – gejala alam bisa ditelurusi dengan logis. Contoh Soal GLBB 1. Sebuah benda yang semula diam lalu di dorong oleh rangga jadi benda tersebut bergerak dengan percepatan tetap 3 m/s2, maka berapakah besar kecepatan dari benda yang udah di dorong oleh doni tersebut yang setelah bergerak selama 5s ? Jawaban Awal nya benda diam, jadi v0 = 0 Diketahui a = 3 m/s2 t = 5 s Ditanya kecepatan benda tersebut setelah selama 5s? Dijawab vt = v0 + vt = 0 + 3 m/s2 x 5s vt = 15 m/s Jadi, besar kecepatan dari benda yang telah di dorong oleh doni tersebut yang setelah bergerak selama 5s adalah sebesar 15 m/s Yey sekarang kamu jadi udah mengetahui apa yang sebenarnya GLBB itu. Jangan lupa share yak! πŸ˜€ Originally posted 2020-03-21 211831.

grafik kecepatan terhadap waktu pada gambar diatas menunjukkan gerak lurus